Pages

Monday, November 30, 2015

Mari Menanam....



Urban farming. Nama yang sudah tidak asing ditelinga, ya kan? Menurutku urban farming merupakan cara bertani dengan memanfaatkan lahan pekarangan disekitar tempat tinggal kita. Walaupun kata urban sebenarnya berarti kawasan perkotaan. Dengan lain kegiatan pertanian di kota. Intinya sama kok, kegiatan pertanian yang tidak dilakukan di sawah. Belakangan ini urban farming menjadi sebuah gaya hidup baru di tengah-tengah masyarakat kota. Mungkin karena mereka sudah lelah dengan polusi, mereka mencoba untuk menghijaukan sendiri kawasan rumahnya. Kegiatan ini bisadilakukan di pekarangan dengan menggunakan pot, polibag ataupun botol bekas. Media yang digunakan bebas. Aku sendiri sekarang sedang menggeluti kegiatan ini. Berbekal atap rumah yang masih banyak ruang kosong, aku mulai sedikit demi sedikit menanam. Sekarang aku sedang menanam bayam merah. Lumayan lah, kemarin aku bisa memanen 3 ikat untuk ku konsumsi sendiri.
Latar belakang pendidikanku memang dari pertanian, namun bukan berarti bahwa hanya orang-orang dari fakultas pertanian saja yang bisa. Semua orang boleh dan sejujurnya kalau menurutku sih agak sebagai sebuah keharusan juga untuk mulai menanam. Ada beberapa keuntungan kalau kita mulai menanam di pekarangan. Pertama, kita bisa menyediakan sayuran sehat sendiri. rata-rata pegiat urban farming menerapkan prinsip pertanian organik. Jadi sayuran yang dihasilkan akan bebas dari pestisida dan pupuk kimia. Kenapa sayuran? Sederhana, karena tanaman jenis sayur mayur merupakan jenis tanaman yang mudah dibudidayakan dan memiliki siklus panen yang pendek. Kedua menanam mengurangi stress. Fakta ini aku dapatkan ketika masih tinggal di jepang. aku membacanya dari poster hasil penelitian di kampus universitas ibaraki. Singkat cerita, dengan menanam  kita akan menjadi lebih merasa nyaman dan tenang. Menanam merupakan salah satu cara untuk lari sejenak dari padatnya kegiatan sehari hari. Ketiga, mungkin teredengar agak klise ya. Kalau aku sendiri sih merasakan bahwa dengan menanam, lambat laun kita akan menjadi lebih peka terhadap kondisi lingkungan. Kita menjadi lebih peduli terhadap lingkungan. Sendiri mungkin terdengar mustahil, tapi pernahkan kita bayangkan jika satu masyarakat kota menanami pekaranganya? Mungkin tidak akan secara langsung menurunkan kadar CO2 di atmosfer, tapi paling tidak lingkungan akan terlihat lebih segar, dan tentu kita bisa mengkonsumsi makanan sehat secara gratis.
Lalu pertanyaan selanjutnya, bagaimana jika tidak punya pekarangan? Menanam tidak harus diatas tanah lo. Kita bisa menerapkan sistem gantung. Kita bisa memasang dengan cara menggantungkannya di luar rumah. Atau jika benar-benar tertarik bisa saja kita menghubungi komunitas organik yang ada di sekitar kita. Setahuku di jogja sudah banyak komunitas-komunitas urban farming. Kalau ada niat sih pasti TUHAN akan memberikan jalan. Aku ini orang yang suka membaca namun jarang menulis. Hehe, agak nggak nyambung ya. Ada sebuah artikel di majalah reader digest asia edisi bulan desember 2015 tentang kegiatan urban farming. Komunitas epleslang di oslo. Sebuah komunitas yang terbentuk atas dasar kepedulian kalau boleh aku bilang. Awal mulai kisahnya, anak anak ibu anne ini membawa pulang beberapa buah apel. Ketika ditanya oleh bu anne, mereka menjawab bahwa mereka mengambil apel dari tetangga. Bu anne mengatakan bahwa itu merupakan sebuah kesalahan dan itu berarti mencuri. Anak anak bu anne menjawab bahwa apel ini tidak diinginkan pemiliknya, “kami hanya memungut dari bawah pohon apel. Buah apel ini dibiarkan berserakan di halaman dan membusuk”.
Bu anne kemudian mengumpulkan beberapa orang untuk kemudian membentuk sebuah komunitas yang tujuannya adalah mengumpulkan dan memanfaatkan apel-apel yang “terbuang” setiap tahunnya karena sang pemilik terlalu sibuk dan tidak sanggup untuk memakan apel apel itu sendiri. apel yang didapatkan kemudian diolah menjadi jus murni. Sang pemilik pohon apel dibayar dengan jus tersebut. saat ini epleslang merupakan sebuah komunitas lokal yang sanggup membukukan keuntungan yang besar. Silahkan membaca artikelnya secara lengkap di majalah. Apa yang ingin aku bagikan adalah semua dimulai dari hal sederhana, dan fakta sederhana. Urban farming akan terlihat sulit ketika memang kita menganggap sulit, tapi kalau kita enjoy hal itu akan mudah kok. Nah kedepan, aku akan mengupdate cerita tentang urban farming yang sedang aku lakukan. Intinya dicoba dulu. Hehe, semangat. Mari menanam. :D


Friday, November 27, 2015

Who am I?



Perkenalkan, namaku Agni. Aku adalah alumni fakultas pertanian UGM. Saat ini aku sedang dalam tahap belajar untuk blogging, urban farming, dan design grafis. Kenapa blog? Sejak awal aku masuk kuliah aku selalu ingin bisa menjadi seorang penulis. Tapi ya karena aku selalu menunggu mood, keinginan itu belum pernah terwujud. Jadi aku memuai dari  blog. Maaf jika postinganku sangat jauh dari tata bahasa yang benar. Diksinya kurang tertata atau bahkan temanya ngawur-ngawur.  Urban farming. Sebagai sarjana pertanian, bukan hal yang aneh kan kalau aku menekuni urban farming. Aku hanya memanfaatkan pekarangan yang ada di sekitar rumah. Well, sebenarnya aku mempunyai banyak mimpi untuk pertanian, thats why i do urban farming. Kapan-kapan aku akan bahas lebih lanjut tentang itu
Design grafis. Gak ada alasan khusus, aku hanya ingin mengembangkan kemampuanku saja dibidang lain. Tapi jangan salah kira, aku masih 0 besar dalam design grafis. Intinya aku ingin memulai sesuatu yang baru. Sesuatu yang lain. Ada yang bilang bahwa we create our passion. Aku hanya ingin mencoba sesuatu yang lain. Urban farming adalah sarana ku untuk menyalurkan hobi menanam. Sekaligus sebagai media stress healing. Saat ini aku sedang memulai untuk membuat sebuah komunitas urban farming. Mungkin terdengar sangat umum. Tapi gini deh, kebanyakan urban farming itu gak massive. Hanya di daerah tertentu. Bayangkan jika ada banyak komunitas urban farming di suatu daerah. Pasti akan mengcover area yang jauh lebih besar. Dan bukan g mungkin bahwa kumpulan komunitas ini dapat membuat suatu kota urban farming. Bukan rt atau desa ya.
Mungkin segini dulu ya perkenalannya. Aku udah g tau mau nulis apa. Seperti biasa stuck. Hehe maaf sudah mengganggu kalian wahai pembaca dengan tulisan-tulisanku yang aneh. See you later.

Passion.....


Sebelum melihat video ini, aku selalu berfikir untuk mencari pekerjaan yang sesuai dengan keinginanku. sesuai dengan passion ku. Namun apa yang aku pikirkan berubah ketika negara api menyerang. hehe. Baiklah aku akui aku memang buruk dalam merangkai diksi. Yup kita kembali ke topik. Nah kali ini aku akan sedikit memberikan komentar pribadi atas video TED dengan nara sumber Bu Terri. Silahkan menonton nya dahulu di link diatas. 
Intinya bu Terri ini menyampaikan sebuah judul presentasi yang cukup menarik. Berhentilah mengejar passion mu. Wait, jangan emosi dulu sob. Ada penjelasan yang masuk akal dari Bu terri ini. beliau mencontohkan dari kehidupan pribadi. Jadi begini intisarinya sob. Passion itu bukan dicari. jadi berhentilah mencari dan mengejar passion. Kalau kita cuma menunggu passion, kita nggak akan kemana mana. Cuma ngehabisin waktu menunggu. Nah bu terri mengusulkan untuk sekarang kita memulai mengerahkan segenap kemampuan yang ada untuk menghadapi masalah yang didepan. Ketika mencari pekerjaan jangan pilih-pilih. Mulailah dulu barangkali pekerjaan yang kini belum disenangi kelak justru akan menjadi jalan menunju kesuksesan. Jujur aku gak begitu pandai berkata-kata. Aku asumsikan kalian pasti sudah melihat videonya. Passion itu seperti perasaan dia bisa datang dan pergi seenaknya. Passion itu kita yang menciptakan. Ketika kita mengeluarkan segenap tenaga, pikiran dan konsentrasi terhadap pekerjaan yang sekarang kita miliki. passion itu akan muncul mengikuti apa yang sudah kita lakukan.
Sebenarnya  video ini juga menjadi refleksi bagi diriku sendiri. Karena selama ini aku merasa harus menunggu semangat untuk mengerjakan sesuatu. Padahal itu salah. Seharusnya aku harus mengerjakan apapun kondisi mood ku. Ya semoga kedepan aku bisa melakukan apa yang dikatakan bu Terri. Intinya sob, presentasi bu Terri tidak melarang mengejar passion. Tapi kita haru mulai untuk mewujudkannya jadi mari bersama kita bergerak sob. Kita songsong esok hari lebih cerah.

Thursday, November 19, 2015

Robot for Agriculture

who doesn't know about drone? an unmanned flying robot that have a lot of purposes, from military, aerial photograph and many more. even know, you can buy or made your own drones. what will i share about today TED talks episode is how if we use drone to help farmers monitoring their fields. Prof Vijay Kumar from the University of Pennsylvania explained about his creation of flying robots with his team that inspired from honeybees. He demonstrates robot that can swarm like insect and small size drone that won't be break during a collision. in the last part of his presentation which is my favourite part he explain about drones in agriculture. using infra red camera he can monitoring the condition of the plant in the field. can distinguished with plant have diseased and which one is not.
It is very interesting presentation, i was a student in faculty of agriculture. honestly, i am impressed to him. because he cares about agriculture with his passion. sometimes we need people from different education background to solve problems in agriculture just like what Vijay Kumar did.

Wednesday, November 18, 2015

Senja

Engkau adalah pembatas
Di antara pergantian waktu
Senja
Di dalam waktumu aku terduduk

Memandang warnamu, aku termangu
Senja
Di dalam dirimu siang dan malam melebur menjadi satu
Engkaulah, dan hanya engkau

Menyatukan dua jiwa yang berbeda
Gelap dan terang
Cahaya dan kehampaan
Senja
Ke dalam dirimu aku menuju


Search it. Find it

In my previous post, i said that I want a good quality television program. I will show you one of my favorite website that have a good quality content and, of course, it's inspiring me. It is https://www.ted.com/ , you can find a lot of video from inspiring people around the world. TED have tagline "Ideas worth spreading". when I watched video from TED last year, I really satisfied and impress. TED give me answer about good quality content. I will give you one video that I like. I embedded that video in this post. She is Jennifer Doudna, one of the researcher that found CRISP technology. i won't tell you what is the contain of the video, you can watch it.

I assume that you have watched that video. what do you think? are you curios about CRISPR? or you already get severe head damage? for me I had all of that. once I watched those video, it's like I have struck with thunder. and then I search her original paper, I read it. I searched another paper that related to CRISPR technology, I also read it. The more I read the more I get dizzy. I barely understand how they can apply that technology in organisms and modify its DNA.

Modifying DNA becomes reality, wow that is something big. I imagine that now people can freely modify DNA, super human technology is coming dude. CRISPR technology is like a knife, in good person it will help a lot of people. I graduated from faculty of agriculture, i thought that maybe it is good to use CRISPR technology to modify plant genome, create a good variety crops that highly resistant to pest and plant disease.
In other hand, this technology can also lead us to the doomsday. it's like a shortcut, super human. mutant and weird creature made by a crazy scientist? come on dude, i am not ready for that. I agree with Jennifer that we should halt to use this technology before we can really sure it's safety.

That is one of my favorite video from TED, I will share about TED video again in the future. well see you later, my dearest reader.

Tuesday, November 17, 2015

I will do...



I wanna go to other city using a train. on my way to the station, I read a lot of banners that said "Rail road to the future had broken, turn your way". not only that, I also heard people shout, " The train is broken, you won't save during your trip, Go Back to your cave and save yourself". Those are the situation I feel today about my nation. I have seen the power of Indonesian young generation while I stayed in Japan. I saw a lot of Indonesian do amazing things in another country. they won an international championship, they have a good position in multi-billion dollar company, they become a researcher. All of that position have one in common " they appreciated".

Those are the people that want to ride that train to the future, but they turn back.

Indonesia right now, when I turn on TV. a saw a poor quality of TV program. Progam that showed a some artist talked about others flaws and laughed. They try to make a joke from other people mistake and flaws. The news program, sound good. but the fact is not. as a young generation sometimes watching news in television makes me feel hopeless to my nation future. It's showed a fight between politician, it showed problems in the government. sometimes, I think that media only showed a dark side of this nation. I need a good program that give me and maybe other people courage. Courage to do something for this nation. I want a program that shows Indonesia potency. 




A letter from the past


Aku tidak hidup di dalam puing-puing masa lalu
Aku tidak pula hidup di bawah bayang angan-angan semu
Aku hidup diantara realita, ditengah-tengah prahara
Aku hidup bersandingkan kata-kata
Bertahtahkan arti makna
Aku hidup di negeri katanya
Orang bilang negeri ini negeri dewata
Namun nyatanya penuh dengan prahara
Kata orang negeri ini kaya raya
Nyata-nyatanya rakyatku semua sengsara
Guruku bilang kalau raja itu titisan dewa
Tapi itu hanyalah retorika
Rajaku tak ubahnya serigala

Ibuku mengajarkan untuk berkata sebenarnya
Tapi mereka selalu bersandiwara
Mengatakan tidak nyatanya iya
Mereka bilang anti penguasa
Tapi hidup dengan menjilat sang raja
Rakyatku senang sang raja mencanangkan swasembada
Tapi isi beritanya impor saja
Orang dulu bilang tanah ini tanah surga
Namun ternyata itu omong kosong belaka

Ayahku mengatakan negeri ini negeri pancasila
Tapi sekarang tak ada artinya
Orang bilang hukum itu tak bernyawa
Tapi ternyata dia hidup dan memilih siapa yang harus binasa

Nenekku bilang dulu sang raja sangat dermawan
Tapi itu dulu...
Kini Akupun berkata
Aku prihatin dan ikut bersimpati atas rakyat yang kehilangan nyawa.....

Monday, November 16, 2015

Welcome...

Welcome home dear,
Please take a seat
I know you are tired

A moment ago you have back from your tiring journey
I know that you want to lie on the warmth bed
but I hope you want to listen what will i tell you
Dear,
Life is an unexpected journey
I know you had prepared everything you could for this trip
I know you had worked so hard
 

But dear,

Even if you already prepared for everything, 

Still you can not prepare for the result and that is the core of this journey
You have to ready for something unthinkable

Something that missed from you list

Today, failure is your friend

But remember, success have been waiting for you in the other side
All you need is get up and begin again
Don't feel ashamed
I believe that you can reach your dream, it just the matter of time



Dream...


Dream,
For me dream is a power that drives me forward
It gives me power to reach something more
Dream encourage me to transform into a better person

Just like standing in the flowers field
My dream is my happiness
But dream will only be dream
Beyond reality if i don't do something to realize it
So here i am
Standing in front of reality
Trying to step out from my dream cave
Into reality is my destination..