Pages

Sunday, December 20, 2015

Tuliskan saja




Selama ini aku mengira bahwa menulis itu mudah. Ternyata fakta menyatakan sebaliknya. Menulis itu susah dan rumit. Awalnya ketika aku membuat blog ini , akan akan dengan mudah untuk menulis konten yang menarik untuk dibaca. Lama kelamaan ketika dalam proses untuk menulis, aku merasa kesulitan untuk merangkai kata-kata dan pada akhirnya tidak satupun draft yang selesai. Setiap pribadi mungkin memiliki kisah yang berbeda. Bagi sebagian orang mungkin menulis itu seperti makan. Sesuatu hal yang harus dilakukan setiap hari. Sebagian yang lain mungkin berpendapat bahwa menulis itu seperti menelan pil pahit. Bagiku sendiri menulis itu terkadang sulit dan membosankan. Sulit karena ide untuk menulis jarang aku dapatkan, bosan karean sebagian draft tulisanku tetap menjadi draft.
Aku ini orang yang memiliki semangat menggebu di awal, tapi ketika dalam perjalanan terdapat kendala aku mudah untuk down dan kemudian menyerah sejenak. Meninggalkan dan kemudian kembali ketika mood ku membaik. Aku masih ingat ketika pertama kali berusaha untuk belajar mengetik dengan menggunakan sepuluh jari. Di awal aku sangat bersemangat, namun ketika aku sedang mendapatkan tugas kuliah yang begitu banyak, aku perlahan kembali menggunakan kebiasaan lama. Mengetik dengan kedua jari telunjuk. Kini berselang 4 tahun dari kali pertama aku bersemangat untuk bisa mengetik dengan sepuluh jari, aku masih dalam tahap pembiasaaan. Aku tidak tahu , mungkin menulis itu seperti belajar mengetik. Kita akan semakin mahir seiring dengan seringnya kita berlatih. Kalau ingin bisa mengetik dengan sepuluh jari ya berarti harus selalu membiasakan untuk mengetik dengan sepuluh jari, begitu juga dengan menulis. Mungkin aku harus terus menulis meskipun kalimat-kalimatku melebar dan tidak memiliki alur cerita yang baku. Bagi kalian yang kini menyempatkan untuk membaca tulisanku ini. Terima kasih karena kalian mau untuk membaca tulisanku yang ambigu ini. Hehe. Ya aku sih berharap bahwa mulai esok hari aku benar-benar mau untuk setiap hari menulis. Semoga.

No comments:

Post a Comment